Skip to main content

Mata Kuliah Berbobot di Teknik Informatika Untan

Bahasa Pascal
Halo kawan selamat membaca di blog dengan postingan yang singkat singkat.
Nah! sekarang aku akan membahas tentang mata kuliah berbobot di Teknik Informatika Untan.

Sebelum ke bahasan inti sebaiknya kita cari tau dulu arti dari berbobot? kamu sudah tau? kalau kamu tau tapi aku belum tau ya aku cari tau dulu tapi kalau kau belum tau dan aku pun belum tau mari kita cari tau supaya tau wkwk bingung kan? yaudah saya juga bingung, yok kita langsung oteweeee

berdasarkan penelusuranku di kbbi online
berbobot/ber·bo·bot/ v 1 mempunyai berat; 2 ada isinya; bermutu: tulisan-tulisannya itu penting karena -

Yap kalau sekarang kita sudah tau apa arti dari berbobot ..
Tapi kalau langsung ditanyakan tentang mata kuliah berbobot di teknik informatika sekarang apa aku sudah tau? yang pastinya belum..
bagaimana kalau pertanyaannya kita tambahkan sedikit menjadi mata kuliah berbobot di teknik informatika di semester 2 ? nah sekarang aku tau mau jawab apa
mata kuliah berbobot di teknik informatika menurutku struktur data dan algoritma. Mengapa demikian? Ya bayangkan saja kalau kamu masuk informatika tapi tidak belajar makul tsb bagaimana kedepannya ya kan?

Mengapa belajar stuktur data dan algoritma karena makul tsb sangat di perlukan dalam membuat sebuah program. Di makul tsb logika kita juga diuji, jadi seru lah.
sekian dulu alasan mengapa memilih mata kuliah tsb menjadi mata kuliah berbobot. mung
kin kedepannya akan ada penambahan lagi. da da (lambaikan tangan ke pembaca).

Comments

Popular posts from this blog

Pintu Sudah Terbuka, Tapi Kenapa Belum Masuk?

Kadang kepikiran juga, kalau beberapa kawan atau keluarga yang menawarkan " jodoh ", sebenarnya itu bentuk usaha mereka membukakan jalan  — tapi aku yang malah ga kunjung chat  😅 Apa ya perspektif mereka? Takutnya aku dikira ga percaya diri, terlalu pemalu, atau bahkan ga niat. Padahal kalau diingat-ingat, jujur aja, dulu waktu di bangku sekolah aku tuh cukup aktif. Naksir adik kelas, cari cara dapetin pin BBM (nostalgia banget ya), terus lanjut chat 🤭 Mungkin itu fase penasaran aja — masa-masa semangat cari koneksi walau belum ngerti arah tujuannya ke mana.  Tapi sejak masuk kuliah, sudut pandangku pelan-pelan berubah. Aku jadi lebih hati-hati. Kadang mikir juga, “Jangan-jangan aku yang ge-er?” Takutnya cewek yang aku ajak chat itu jadi baper, naruh rasa, padahal aku sendiri belum bisa kasih kepastian apa-apa. Jadi daripada bikin orang berharap tanpa arah , sekarang aku lebih milih buat chat seperlunya aja. Kalau emang udah siap — entah siap dari hati, logi...

Apakah aku sudah siap menikah?

Apakah aku sudah siap menikah? Di tengah gempuran kabar para sepupu yang satu per satu sudah menikah, aku bersyukur pertanyaan yang datang kepadaku bukan cuma “Kapan menikah?”, tapi sekarang sering lengkap dengan, “Udah ada calonnya belum?” 😅 Ya, kamu nggak salah baca. "Calon." Semakin ke sini, di usia yang sudah segini (sebut saja segini 😅), dorongan untuk menikah terasa makin kuat. Bukan hanya datang dari dalam diri, tapi juga dari luar — dari dunia nyata sampai dunia maya. Di dunia nyata, misalnya. Sepupu menikah, teman menikah, dan pertanyaan-pertanyaan pun mulai berdatangan: “Kapan nyusul?” dari teman atau sepupu. “Kamu kapan?” dari paman, bibi, atau tetangga. “Ada seseorang, lho…” dari rekan kerja. Sementara di dunia maya, tanpa pernah aku cari, FYP-ku tiba-tiba penuh dengan konten pernikahan: dekorasi, MUA, wedding tips, sampai curhatan rumah tangga. Semua muncul sendiri seolah berkata, “Yuk, nikah.” Dan di titik itulah aku mulai bertanya dalam hati: “Sebetulnya, aku...

Sedikit Cerita, Sedikit Refleksi

Halo sahabat pembaca, selamat datang kembali di postingan yang singkat-singkat. Selama ini, blog ini mungkin dikenal sebagai tempat berbagi tugas kuliah, catatan perjalanan wisata, atau bahkan sedikit cerita fiksi. Semuanya aku tuliskan sebagai bagian dari perjalanan hidup, belajar, dan berbagi rasa. Belakangan ini, aku merasa ada banyak cerita lain yang juga ingin aku bagi. Cerita-cerita yang lahir dari pengalaman pribadi, pemikiran yang tumbuh perlahan, dan pelajaran kecil dari keseharian. Karena itu, mungkin mulai dari postingan berikutnya, teman-teman akan menemukan nuansa yang sedikit berbeda.  Oh iya, mungkin teman-teman juga akan memperhatikan satu perubahan kecil dalam gaya tulisan. Sebagai bagian dari perubahan kecil ini, aku juga mulai menulis dengan kata ganti "aku" agar ceritanya terasa lebih dekat dan personal. Tapi jangan kaget kalau di beberapa tulisan, aku tetap menggunakan "saya"—karena semuanya akan menyesuaikan dengan suasana dan konte...