Skip to main content

Materi Pengantar Basis Data



 
DATA
Assalamualaikum wr wb
Selamat membaca kembali di postingan yang singkat singkat, nah kali ini saya akan berbagi ilmu yang saya dapatkan di kampus kepada pembaca posting singkat. Sebelum masuk ke pembahasan lebih lanjut mengenai postingan ini mungkin dari pembaca ada yang belum kenal dengan saya. Nama saya Rama Ulgasesa  seorang mahasiswa dari Universitas Tanjungpura Prodi Teknik Informatika dengan NIM D1041161026. Nah dipostingan ini saya akan berbagi ilmu tentang Basis data. Sudah siap? LANJUUUUTT


Pengertian Basis Data

Basis data atau biasa disebut database adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer, kemudian dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan program aplikasi untuk menghasilkan informasi.
Pengertian singkatnya basis data adalah sekumpulan data yang terorganisir dalam kata lain disusun dalam satu kesatuan berdasarkan struktur hubungan.


DBMS (Database Management System)

Sistem dapat diartikan kumpulan elemen yang saling berkaitan kemudian bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.

Sistem manajemen basis data adalah suatu sistem yang dirancang untuk mengelola basis data serta menjalankan operasi sesuai kebutuhan pengguna. DBMS juga bisa diartikan kumpulan program yang digunakan user untuk membuat atau mengelola database.
Contoh DBMS : Microsoft Access, MySQL, Oracle, dan sebagainya.


Sistem Database

Sistem yang terdiri atas kumpulan file (tabel) yang saling berhubungan (dalam sebuah basis data di sebuah sistem komputer) dan sekumpulan program lain untuk mengakses dan memanipulasi file (tabel) tersebut.

Komponen sistem basis data
  1. Perangkat keras (Hardware)
  2. Sistem Operasi (Operating System)
  3. Basis Data (Database)
  4. Aplikasi Pengelola Basis Data (DBMS)
  5. Pemakai (User)


Sistem Berkas

Suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan. Sistem berkas juga dapat diartikan kumpulan data yang disimpan secara manual, dalam bentuk apapun. Pengelolaan data masih dilakukan secara tradisional dengan cara menyimpan record-record pada file-file yang terpisah.


Comments

Popular posts from this blog

Pintu Sudah Terbuka, Tapi Kenapa Belum Masuk?

Kadang kepikiran juga, kalau beberapa kawan atau keluarga yang menawarkan " jodoh ", sebenarnya itu bentuk usaha mereka membukakan jalan  — tapi aku yang malah ga kunjung chat  😅 Apa ya perspektif mereka? Takutnya aku dikira ga percaya diri, terlalu pemalu, atau bahkan ga niat. Padahal kalau diingat-ingat, jujur aja, dulu waktu di bangku sekolah aku tuh cukup aktif. Naksir adik kelas, cari cara dapetin pin BBM (nostalgia banget ya), terus lanjut chat 🤭 Mungkin itu fase penasaran aja — masa-masa semangat cari koneksi walau belum ngerti arah tujuannya ke mana.  Tapi sejak masuk kuliah, sudut pandangku pelan-pelan berubah. Aku jadi lebih hati-hati. Kadang mikir juga, “Jangan-jangan aku yang ge-er?” Takutnya cewek yang aku ajak chat itu jadi baper, naruh rasa, padahal aku sendiri belum bisa kasih kepastian apa-apa. Jadi daripada bikin orang berharap tanpa arah , sekarang aku lebih milih buat chat seperlunya aja. Kalau emang udah siap — entah siap dari hati, logi...

Apakah aku sudah siap menikah?

Apakah aku sudah siap menikah? Di tengah gempuran kabar para sepupu yang satu per satu sudah menikah, aku bersyukur pertanyaan yang datang kepadaku bukan cuma “Kapan menikah?”, tapi sekarang sering lengkap dengan, “Udah ada calonnya belum?” 😅 Ya, kamu nggak salah baca. "Calon." Semakin ke sini, di usia yang sudah segini (sebut saja segini 😅), dorongan untuk menikah terasa makin kuat. Bukan hanya datang dari dalam diri, tapi juga dari luar — dari dunia nyata sampai dunia maya. Di dunia nyata, misalnya. Sepupu menikah, teman menikah, dan pertanyaan-pertanyaan pun mulai berdatangan: “Kapan nyusul?” dari teman atau sepupu. “Kamu kapan?” dari paman, bibi, atau tetangga. “Ada seseorang, lho…” dari rekan kerja. Sementara di dunia maya, tanpa pernah aku cari, FYP-ku tiba-tiba penuh dengan konten pernikahan: dekorasi, MUA, wedding tips, sampai curhatan rumah tangga. Semua muncul sendiri seolah berkata, “Yuk, nikah.” Dan di titik itulah aku mulai bertanya dalam hati: “Sebetulnya, aku...

Sedikit Cerita, Sedikit Refleksi

Halo sahabat pembaca, selamat datang kembali di postingan yang singkat-singkat. Selama ini, blog ini mungkin dikenal sebagai tempat berbagi tugas kuliah, catatan perjalanan wisata, atau bahkan sedikit cerita fiksi. Semuanya aku tuliskan sebagai bagian dari perjalanan hidup, belajar, dan berbagi rasa. Belakangan ini, aku merasa ada banyak cerita lain yang juga ingin aku bagi. Cerita-cerita yang lahir dari pengalaman pribadi, pemikiran yang tumbuh perlahan, dan pelajaran kecil dari keseharian. Karena itu, mungkin mulai dari postingan berikutnya, teman-teman akan menemukan nuansa yang sedikit berbeda.  Oh iya, mungkin teman-teman juga akan memperhatikan satu perubahan kecil dalam gaya tulisan. Sebagai bagian dari perubahan kecil ini, aku juga mulai menulis dengan kata ganti "aku" agar ceritanya terasa lebih dekat dan personal. Tapi jangan kaget kalau di beberapa tulisan, aku tetap menggunakan "saya"—karena semuanya akan menyesuaikan dengan suasana dan konte...