Apa itu Proyek?
Proyek adalah suatu usaha atau kegiatan dengan rentang waktu
tertentu dan telah ditetapkan awal dimulainya pengerjaan dan waktu selesainya,
untuk menghasilkan produk, jasa, dan hasil tertentu.
Apa itu manajemen?
Manajemen adalah suatu
proses merencanakan, mengontrol, mengkoordinasi, mengawas suatu kegiatan dan
item item permasalahannya sehingga tercapai hasil dan tujuan dari kegiatan
tersebut.
Jadi, manajemen proyek
adalah proses merencanakan, mengontrol, mengkoordinasi, mengawas suatu kegiatan
dan item item permasalahannya dengan rentang waktu tertentu dan telah
ditetapkan awal dimulainya pengerjaan dan waktu selesainya, sehingga tercapai
hasil dan tujuan dari kegiatan tersebut.
Siapa yang terlibat?
Stakeholder dalam
manajemen proyek adalah dapat berupa individu, kelompok, atau organisasi yang terlibat
atau berpengaruh terhadap keputusan, aktivitas, atau hasil dari suatu proyek.
Stakeholder mencakup semua anggota tim proyek serta semua entitas yang terlibat
baik yang bersifat internal maupun bersifat eksternal.
Berikut beberapa
stakeholder yang terlibat dalam suatu proyek :
·
Sponsor adalah orang atau kelompok yang menyediakan sumber
daya dan dukungan untuk proyek dan bertanggung jawab untuk keberhasilan proyek.
·
Pelanggan dan pengguna. Pelanggan adalah orang atau
organisasi yang akan menyetujui dan mengelola produk, layanan, atau hasil
proyek. Pengguna adalah orang atau organisasi yang akan menggunakan produk,
layanan, atau hasil proyek.
·
Penjual. Penjual, juga disebut vendor, pemasok, atau
kontraktor, adalah perusahaan eksternal yang mengadakan perjanjian kontrak
untuk menyediakan komponen atau layanan yang diperlukan untuk proyek tersebut.
·
Mitra bisnis. Mitra bisnis adalah organisasi eksternal yang
memiliki hubungan khusus dengan perusahaan, kadang-kadang dicapai melalui
proses sertifikasi.
·
Kelompok organisasi. Kelompok organisasi adalah Stakeholder
internal yang berpengaruh terhadap kegiatan tim proyek.
·
Manajer
fungsional. Manajer fungsional adalah individu kunci yang memainkan peran
manajemen dalam area administratif atau fungsional bisnis, seperti sumber daya
manusia, keuangan, akuntansi, atau pengadaan.
·
Stakeholder
lainnya. Stakeholder lainnya, seperti lembaga pengadaan, lembaga keuangan,
regulator pemerintah, ahli masalah, konsultan, dan lainnya, ada yang
berpengaruh terhadap keuangan dalam proyek, memberikan kontribusi masukan untuk
proyek, atau memiliki minat pada hasil proyek.
Tim
proyek mencakup manajer proyek dan kelompok individu yang bekerjasama dalam
melakukan pekerjaan proyek untuk mencapai tujuannya. Tim proyek mencakup
manajer proyek, staf manajemen proyek, dan anggota tim lain yang melaksanakan
pekerjaan tetapi tidak terlibat dengan manajemen proyek.
The Triple Constraint
Triple
Constraint adalah kendala yang melekat dalam mengelola proyek. Kendala tersebut
ada tiga yaitu:
1.
Biaya
Kendala
keuangan suatu proyek, juga dikenal sebagai anggaran proyek. Proses manajemen biaya
seperti perkiraan biaya yaitu mencari tahu keuangan yang diperlukan untuk semua
sumber daya dalam menyelesaikan pekerjaan. Penganggaran biaya dibuat dengan perkiraan
biaya. Manajemen biaya berfungsi untuk mengelola fluktuasi biaya di seluruh
proyek. Untuk mengurangi biaya proyek, maka dilakukan dengan mengurangi ruang
lingkup capaian proyek atau meningkatkan waktunya.
2.
Waktu
Waktu
berkaitan dengan jadwal penyelesaian proyek. Jadwal adalah perkiraan jumlah
waktu untuk menyelesaikan proyek, atau tercapainya hasil. Perkiraan waktu dapat
diketahui dengan mencatat semua tugas yang diperlukan dari awal hingga akhir
proyek.
Grafik
Gantt adalah salah satu cara untuk memvisualisasikan jadwal proyek, setiap
tugas dirincikan jangka waktunya sehingga dapat membantu membuat perkiraan menjadi
lebih akurat.
Kata
yang tidak asing didengar yakni waktu adalah uang, kalau dikaitkan dengan
manajemen proyek apabila waktu pengerjaan proyek singkat, maka biayanya
meningkat dan tujuan yang dicapai berkurang.
3.
Scope
Scope
penting untuk dimanajemen karena apabila tujuan sudah direncanakan dengan baik,
maka proyek dapat terselesaikan tepat waktu dan dengan anggaran yang optimal. Untuk
meningkatkan capaiaa ruang lingkup proyek, maka harus meningkatkan biaya atau
waktunya.

Comments
Post a Comment